SEJARAH DAN DAMPAK HANDPHONE
A. SEJARAH HANDPHONE
Pada awalnya
komunikasi jarak jauh tidak ada hubungannya
dengan elektronik,sesuai dengan tingkat teknologi pada
zaman dahulu. Alat yang digunakan adalah telegraph
mekanik yang di ciptakan oleh Claude Chappe kecepatannya mencapai 6km per menit.
Komunikasi jarak jauh dengan mempergunakan sinyal itu ditemukan pada tahun 1792
oleh Claude Chappe di Perancis, sehingga disebut sebagai Chappe System. Chappe
membangun perangkat telekomunikasi yang berupa telegraph mekanik tersebut di
atas sebuah menara dengan menggunakan tiang sinyal. Untuk mengoperasikan tiang
Chappe, maka di setiap menara diperlukan sedikitnya dua orang operator
penggerak tiang dan dua orang yang bertugas membaca sinyal melalui
teropong. Penggunaan tiang sinyal Chappe saat itu dinilai memberikan lebih
banyak keuntungan, karena bisa menyampaikan pesan sampai ratusan kilometer
hanya dalam waktu singkat.
Teknologi mulai
digunakan pada pada tahun 1970 yang dimulai dengan menggunakan mikroprosesor.
Pada tahun 1971,jaringan handphone pertama kali digunakan di Finlandia bernama
ARP. Kemudian MNT di Skandinavia pada tahun 1981 dan AMPS pada tahun 1983.
Penggunaan teknologi analog menyebabkan banyak keterbatasan yang
dimiliki. Tegnologi 1G hanya bisa melayani komunitas suara, tidak seperti 2G
yang bisa digunakan untuk SMS.MNT atau Nordic Mobile Telephone merupakan
jaringan yang pertama kali digunakan secara internasional di Eropa Utara.
Sejarah telepon
seluler atau yang kita kenal HP, ternyata sudah ada dari jaman penjajahan, yaitu kira-kira tahun 1947
di negara paman sam alias Amerika dan Eropa
sana. Pada tahun 1910 adalah cikal bakal telepon seluler yang ditemukan oleh
Lars Magnus Ericsson, yang merupakan pendiri perusahaan Ericsson yang kini di
kenal dengan perusahaan Sony Ericsson. Pada awalnya, Magnus Ericson medirikan perusahaan Ericsson yang fokuskan terhadap bidang bisnis telegraf.Pada tahun 1921 pertama kalinya Departemen Kepolisian Detroit Michigan
menggunakan handphone mobile yang
terpasang di semua mobil polisi dengan menggunakan freuensi 2 MHz.
Pada tahun
1960, di Finlandia sebuah perusahaan bernama Fennis Cable Works yang semula
berbisnis dibidang kabel, melakukan ekspensi dengan mendirikan perusahaan
elektronik yang bernama Nokia sebagai handset telepon seluler.
Tahun 1970-an
perkembangan telepon mobile menjadi pesat dengan di dominasi oleh 3 perusahaan
besar yaitu di Eropa dengan perusahaan Nokia dan perusahaan Motorola-nya.
Pada tahun
1969, sistem telekomunikasi seluler dikomersialkan. Setelah tahun 1970,
telekomunikasi seluler semakin sering dibicarakan orang. Motorola mengenalkan
telepon genggam tiga tahun kemudian. Ukurannya memang cukup besar dengan antena
pendek. Ada pula ponsel dengan ukuran sekoper. Dr Cooper yang menjadi manajer proyek inovasi Motorola itu memasang base
station di New York. Untuk proyek ini Motorola bekerja dengan Bell Labs.
Penemuan ini sekaligus diklaim sebagai penemuan ponsel pertama. Di suatu pagi 3
April 1973,Cooper, saat itu menjabat sebagai general manager pada Divisi
Communication Systems Motorola mempertunjukkan cara berkomunikasi aneh dari
terminal telepon portable. Dia mencoba ponsel ‘raksasanya’ sambil
berjalan–jalan di berbagai lokasi di New York. Itulah saat pertama ponsel
ditampilkan dan digunakan di depan publik.
Dalam
pertunjukan itu, Cooper menggunakan ponsel seberat 30 ounce sekitar (800 gram)
atau sepuluh kali lipat dibandingkan rata – rata ponsel yang beredar saat ini.
B. DAMPAK PENGGUNAAN HANDPHONE
Handphone
merupakan salah satu dari perkembangan teknologi. Dengan kecanggihan teknologi
saat ini, fungsi handphone tidak hanya sebagai alat komunikasi biasa, tetapi
manusia juga dapat mengakses internet, SMS, berfoto dan juga saling mengirim
data. Selain memudahkan dalam
berkomunikasi sebagai dampak positif yang manusia dapatkan, terdapat pula
dampak negatif yang manusia dapatkan sebagai akibat menggunakanhandphone.Handphone pada saat ini tidak hanya digunakan oleh kalangan dewasa, namun anak-anak pun sudah banyak yang menggunakanhandphone dengan kecanggihan yang tidak kalah dengan
handphone orang dewasa. Sehingga dampaknya terjadi tidak hanya pada orang
dewasa tetapi juga pada anak-anak.
Dampak negatif dari perkembangan teknologi hadphoneyang terjadi pada orang dewasa diantaranya :
1.
Mengurangi sifat social karena
cenderung lebih suka berhubungan melalui handphone dari pada harus
bertemu langsung.
2.
Sifat sosial yang berubah dapat
mengakibatkan perubahan pola maasyarakat dalam berinteraksi.
Kepemilikan telepon selular oleh anak berkaitan dengan perkembangan psikologisnya
khususnya dalam mengembangkan kemampuan berinteraksi sosial dan komunikasi
serta keinginan untuk diterima di pergaulannya. Kreativitas,
ego serta kondisi lingkungan secara psikologis dapat memicu seorang anak untukmenggunakan handphone. Komunikasi antar manusia
yang langsung (bertatap muka) adalah yang efektif serta paling lengkap
mengandung aspek psikologis. Aspek tersebut antara lain :
1.
Tatap muka itu sendiri yang membedakannya
dengan komunikasi jarak jauh atau komunikasi menggunakan alat,
Dalam komunikasi tatap muka ada
peran yang harus dijalankan oleh masing-masing pihak (pemberi
informasi-penerima informasi, ibu-anak, ayah-anak, suami-isteri, guru-murid,
dan lain-lain) dan ditunjukkan dengan jelas.
2.
Adanya hubungan dua arah secara
langsung
Dengan
adanya pertukaran pesan dalam komunikasi tatap muka, terjadi saling pengertian
akan makna atau arti pesan. Jadi dalam komunikasi ini yang penting bukanlah
pesannya semata, melainkan arti dari pesan tersebut.
3.
Adanya niat, kehendak, atau intensi
dari kedua belah pihak
Hal
tersebut akan mempercepat proses adanya saling pengertian secara kognitif dalam
komunikasi antar manusia.
Komunikasi yang dilakukkan secara tidak langsung (memerlukan
perantara, seperti telepon, telegrap, radio, surat, dll.) mempunyai dampak yang
berbeda dengan komunikasi secara langsung (tatap muka). Menurut Gea, Wulandari, dan Babari, (2003),
komunikasi tidak langsung dapat menyebabkan timbulnya kegagalan saling
berkomunikasi , dalam arti si penerima menangkap makna pesan berbeda dari yang
dimaksud oleh si pengirim.
Hambatan-hambatan
tersebut antara lain:
1.
Gagalnya menangkap maksud konotatif dibalik maksud seseorang
2. Hanya
mengartikan kata atau kalimat secara murni dan tidak
mengembangkan pemahamannya
3.Kesalahpahaman
atau distorsi dalam komunikasi
4.
Adanya gangguan fisik, misalnya gangguan suara pada telepon, hasil cetakan yang
tidak baik, tampilan layar yang kurang jelas (kabur), desain format yang tidak
baik, dll.
DAFTAR PUSTAKA
v ANGGIE. 2009. PERKEMBANGAN TEKNOLOGI HANDPHONE.HTTP://GIE-ZONE.BLOGSPOT.COM/2010/03/PERKEMBANGAN-TEKNOLOGI-HANDPHONE.HTML
v ANONYMOUS. 2010. SEJARAH PERKEMBANGAN HANDPHONE HINGGA SEKARANG. FILE:///D:/SEJARAH-PERKEMBANGAN-HANDPHONE-HINGGA.HTML
v MULYANA, DEDI. 2009. PENGGUNAAN PENGARUH TELEPON GENGGAM TERHADAP INTERAKSI
SOSIAL REMAJA.HTTP://DEMOEL.WORDPRESS.COM/2009/05/26/PENGGUNAAN-PENGARUH
TELEPON-GENGGAM-TERHADAP-INTERAKSI-SOSIAL-REMAJA/
v RAHARJA, HIDAYAT. 2007. REEDUKASI TEKNOLOGI HANDPHONE DI RUANG BELAJAR. HTTP:
//REEDUKSI-TEKNOLOGI-HANDPHONE-DIRUANG-BELAJAR.HTML
v https://demoel.wordpress.com/2009/05/26/penggunaan-pengaruh%20telepon-genggam-terhadap-interaksi-sosial-remaja/
Thanks informasinya
BalasHapusMembantu banget
Infonya bagus banget :)
BalasHapusKakak membantu sekali infonya thanks
BalasHapusoke thnks sangat bermanfaat
BalasHapusbagus bagus dan bagus
BalasHapusGreat, sist! Look nya aja yang musti dipoles dikit hehe
BalasHapusGood
BalasHapusbagus
BalasHapusThanks infonya 😃
BalasHapusbaguss, thx
BalasHapusMkasih postnyaa ;)
BalasHapusMakasih infonya kak
BalasHapusbagus . kunjungi blogku descha123.blogspot.com
BalasHapusThanks infonya
BalasHapusKunjungi balik nabila-berliana.blogspot.com